Rabu, 25 Mei 2011

Panduan Perkembangan Anak Usia 0 - 4 Bulan

Author: tipsbayi.com

Selamat datang para orang tua yang baru memiliki anak ataupun yang segera akan memiliki anak. Rangkuman ini sengaja Ucup_Mardhiono pilih untuk di masukkan ke dalam blog ini yang semoga saja banyak berguna sebagai panduan untuk teknik menghadapi Perkembangan Anak usia 0 - 4 bulan. Terkadang kemungkinan besar kamu membutuhkan panduan untuk Perkembangan Anak di saat usia 0 - 4 bulan. Selain Perlengkapan Bayi ataupun Aksesoris Bayi, kamu juga membutuhkan beberapa trik lainnya untuk menghadapi anak usia 0 - 4 bulan. Berikut ini adalah trik - trik yang di bagi sesuai usia Perkembangan Anak:
Bulan ke-1
Jangan panik kalau bagian punggung atau pantat si kecil ada kulit yang biru seperti lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini biasanya hilang setelah usianya melewati 1 tahun.
Jangan panik juga jika bentuk kepala bayi kamu kurang simetris, karena ia baru saja melewati jalan yang sempit, yaitu pinggul sang ibu. Matanya mungkin akan tampak sedikit membengkak, hidungnya masih sangat pesek dan kupingnya terlihat agak aneh. Dia akan terus “memperbaiki” penampilannya kok…
Bahkan pada sebagian bayi, kamu bisa melihat bagian lunak di bagian atas kepalanya berdenyut. Ini masih termasuk normal.
Pada beberapa hari pertama, mata si kecil biasanya akan terus menutup. Setelah itu matanya akan mampu terus terbuka untuk waktu yang lebih lama. Ia akan bisa melihat wajah Anda pada jarak sekitar 20 cm.
Pada tahap ini bayi bisa menggerakkan dan memutar kepalanya untuk mencari susu ibunya, bisa meregangkan tangannya, serta mengenggam jari Anda dengan kepalan tangannya.
Bulan ke-2
Pada tahap ini gerakan tubuhnya akan semakin membaik. Ia bisa menggapai benda-benda yang menarik perhatiannya, bisa memegang benda kecil dengan gengamannya walapaun hanya sebentar, bahkan ia sudah bisa menepuk - nepuk benda yang disenanginya.
Cobalah tersenyum kepadanya… jangan kaget kalau ia tersenyum balik kepada kamu. Coba pula membuat berbagai bunyi di dekatnya tanpa membuatnya terkejut. Sebagian bayi akan mendengarkan bunyi tersebut dengan seksama, sementara sebagian lainnya mungkin malah akan menangis.
Pada akhir tahap ini, sebagian bayi sudah mulai bisa mengangkat kepalanya dan mencoba melihat ke sekeliling ruangan.
Jika bayi kamu senang, maka ia akan membuat berbagai respon, seperti memandang wajah kamu, mencoba meraih Anda dengan tangannya, tersenyum dan mengoceh.
Sebaliknya, jika ia sedang kesal, maka respon yang dibuatnya antara lain memalingkan wajahnya dari kamu, menangis, meronta, serta bernafas dengan cepat.
Si kecil juga sudah mulai suka bereksplorasi menggunakan mulutnya dengan menghisap apa saja yang bisa dan nyaman untuk dihisap. Ia mulai banyak bereksperimen dengan suaranya, serta jarak pandangnya pun bertambah hingga beberapa meter ke depan.
Bulan ke-3
Si kecil sudah semakin kuat mengangkat kepalanya jika kamu baringkan ia dalam posisi tengkurap. Bahkan tidak jarang yang sudah bisa mengangkat badannya sedikit pada posisi ini.
Ia pun semakin mahir menggunakan tangannya. Ia akan senang menyentuh, memegang, serta memukul-mukul dengan kedua tangannya. Ia juga akan sangat menyukai melihat bayangannya sendiri di cermin.
Pada tahap ini, bayi akan mulai mengenali wajah orang dekatnya dan berbagai benda yang akrab dengannya.
Bulan ke-4
Bayi kamu akan mengamati berbagai ekspresi wajah kamu dan menirunya. Sebagian bayi ada yang sudah bisa berguling ke posisi tengkurap sendiri pada tahap ini. Namun akan lebih mudah baginya untuk berguling dari posisi tengkurap ke posisi terlentang.
Sebagian bayi ada yang sudah mulai muncul giginya pada tahap ini, walaupun ini sangat di pengaruhi oleh faktor keturunan.
Saya rasa hanya segitu rangkuman dari tipsbayi.com yang bisa Ucup_Mardhiono sampaikan mengenai Perkembangan Anak sejak usia 0-4 bulan. Yang perlu kamu ingat adalah bahwa setiap  bayi memiliki tahapan perkembangan yang unik. Jika bayi kamu agak lamban perkembangannya, tenang dan jangan langsung panik. Kebanyakan masih berada dalam batasan kewajaran. Siapkan juga Perlengkapan Bayi ataupun Aksesoris Bayi yang tepat dan aman untuk anak kamu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar