Senin, 13 Juni 2011

Perkembangan Anak Saat Usia 11 Bulan

Author: tipsbayi.com

Perkembangan Anak pada usia ini sudah mulai “keluar” dari kesendiriannya dan  mulai belajar berbaur dengan teman-teman seusianya. Salah satu proses yang akan mulai di pelajari oleh bayi kamu adalah konsep berbagi. Mungkin kamu pernah melihat kejadian yang serupa dengan kejadian seperti ini, bayi kamu sedang bermain bersama bayi lain seusianya. Ketika ia bermain dengan sebuah mainan, ternyata ada bayi lain yang tertarik dengan mainan tersebut. Sejurus kemudian, bayi tadi langsung menghampiri bayi kamu, memegang mainannya dan merebutnya dari tangan buah hati kamu.

Pastinya bayi kamu akan berteriak kesal, lalu memandang ke arah kamu untuk meminta bantuan. Akhirnya orang tua kedua bayi pun turun tangan untuk melerai. Atau kamu pernah mengalami hal yang seperti ini, bayi kamu mengenakan Busana Anak - Anak yang memiliki motif hewan ataupun tokoh kartun dan berwarna - warni, kemudian ada bayi lain yang menyukai motif Busana Anak - Anak yang di kenakan oleh bayi kamu, lalu langsung tarik - tarik seakan ingin memilikinya. Langkah yang tepat untuk ibu dari masing - masing anak yaitu berkata: “Yuk, kita berbagi…” Nah, para ahli mengatakan bahwa bayi pada usia ini memang masih memiliki sifat egosentris. Mereka menganggap bahwa dunia “berputar” di sekeliling mereka dan sangatlah sulit bagi mereka untuk melihat berbagai hal dari sudut pandang orang lain. Itulah mengapa Perkembangan Anak pada tahap ini masih sulit untuk berbagi.

Lalu, bagaimana kamu menyikapi keadaan ini? Selain terus memberikan pengertian tentang konsep berbagi kepada si kecil, kamu bisa mengasah pemahamannya melalui kebiasaan bermain bersama anak - anak lain. Pemahaman bayi kamu akan berkembang melalui Pengalaman dan Interaksi.

Pertama - tama dia akan belajar dengan mengamati keadaan di sekelilingnya. Dia akan memperhatikan bagaimana anak lain bermain dengan mainan tertentu, bagaimana tingkah laku anak - anak lain di sekelilingnya dan semua informasi ini akan di serap olehnya. Untuk mencegah terjadinya ‘keributan’ akibat perebutan mainan, sebaiknya kamu menyediakan beberapa pilihan mainan yang di sesuaikan dengan jumlah bayi yang ada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar